Mau Pasang Wall Moulding? Ketahui Dulu Fungsi, Material, & Tips Memilihnya!
Tahukah kamu jika elemen interior yang memiliki daya tarik dapat berasal dinding? Ya, ini dikenal dengan istilah wall moulding (cetakan dinding). Wall moulding adalah teknik menghias dinding dengan menempelkan lis atau profil dekoratif 3D untuk menciptakan pola timbul.
Wall moulding jadi ornamen yang dapat menghiasi tepi dan permukaan dinding interior suatu bangunan. Bentuk, ukuran, dan gayanya bervariasi, dan biasanya terbuat dari kayu, MDF, PVC, atau material komposit lainnya. Ketahui seluk beluk mengenai fungsi, jenis material, dan tips saat memilih wall moulding yang akan dikupas di sini.
Kegunaan Wall Moulding
Wall moulding merupakan salah satu jenis dekorasi yang menambah karakter pada ruangan manapun. Elemen desain ini memberikan sentuhan gaya tersendiri pada dinding, dari klasik hingga tradisional, dan memiliki banyak kegunaan lainnya.
Mempercantik tampilan interior sebagai elemen dekoratif
Kegunaan wall moulding yang paling umum yaitu untuk mempercantik tampilan ruang interior. Ini dapat mengubah dinding sederhana menjadi sesuatu yang memukau, dan menonjolkan fitur arsitektur unik di dalam rumah, hingga bisa menjadi daya tarik visual yang terasa melengkapi ruangan.
Melindungi dinding dari kerusakan
Wall moulding juga berperan sebagai penghalang untuk melindungi dinding dari lecet atau penyok. Cetakan ini paling baik digunakan di area dengan lalu lintas tinggi di rumah atau di tempat-tempat yang dindingnya lebih rentan rusak.
Menciptakan transisi antar ruang
Kegunaan wall moulding lainnya untuk menyembunyikan transisi atau celah di antara material bangunan yang berbeda. Misalnya, dipasang untuk "menyatukan" lantai dengan dinding agar ruangan tampak jauh lebih rapi sekaligus menyatukan beberapa desain yang kurang saling melengkapi.
Untuk mendesain lebih fleksibel
Jika kamu ingin melakukan desain interior, wall moulding menawarkan berbagai profil, ukuran, dan material. Fleksibilitas ini dapat disesuaikan dengan hampir semua gaya interior, mulai dari ruangan tradisional klasik dengan detail hiasan hingga ruang minimalis modern dengan clean lines.
Baca juga: Solusi Panel Dinding Premium untuk Estetika dan Keawetan Rumah Anda
Jenis Material untuk Wall Moulding
Sumber: pexels
Saat memilih jenis material untuk wall moulding, ketahui bahwa ini memainkan peran penting, baik dalam penampilan maupun fungsionalitas. Berbagai material menawarkan tingkat ketahanan, kemudahan pemasangan, dan pilihan finishing yang berbeda, sehingga disesuaikan dengan preferensi serta anggaran.
PVC
Jenis material untuk wall moulding yang populer lainnya adalah PVC. Material sintetis ini ringan, tahan lembab, dan sangat tahan lama, sehingga cocok untuk kamar mandi, dapur, atau ruang bawah tanah. Mudah dipasang, minim perawatan, dan dapat dicat sesuai skema warna apapun.
MDF (Medium-Density Fiberboard)
Jenis material untuk wall moulding pertama yaitu MDF, yang seringkali menjadi pilihan hemat biaya, dengan permukaan halus, sehingga mudah dipotong, dibentuk, serta dicat. MDF ideal untuk desain modern dan minimalis, tetapi sebaiknya dijauhkan dari area dengan kelembapan tinggi kecuali jika telah diberi perlakuan khusus.
Kayu
Berikutnya adalah kayu yang menjadi pilihan klasik untuk memberikan tekstur alami, kehangatan, dan kekuatan. Kayu dapat diwarnai atau dicat, dan seratnya menambah karakter pada cetakan, hingga cocok untuk interior tradisional, mewah, atau khusus.
Polyurethane (poliuretan)
Jenis material untuk wall moulding dari polyurethane (poliuretan) dikenal kuat, mudah dipasang, tahan retak, dan mampu menangkap detail yang rumit. Sangat cocok dibuat teknik crown moulding, panel dekoratif, atau profil khusus yang membutuhkan presisi tinggi.
Tips saat Memilih Wall Moulding yang Tepat
Tak dapat dipungkiri bahwa ada banyak sekali pilihan wall molding yang bagus. Ketika ingin mengaplikasikannya untuk meningkatkan tampilan interior rumah, ada beberapa tips saat memilih wall moulding yang tepat.
Tentukan gaya desain rumah
Selalu pilih wall moulding yang menonjolkan dan melengkapi arsitektur rumah. Misalnya, jika kamu memiliki rumah bergaya tradisional mungkin lebih menyukai desain yang lebih rumit, sementara untuk rumah modern biasanya lebih menyukai cetakan sederhana dengan garis-garis minimalis.
Tinggi dan proporsi plafon
Ketinggian plafon juga dapat mempengaruhi pilihan wall moulding. Umumnya, semakin tinggi plafon, semakin banyak desain maupun ornamen yang bisa kamu pilih. Namun, kamu juga perlu mempertimbangkan proporsi elemen lain di ruangan, seperti pintu dan jendela, agar semuanya terasa harmonis.
Pilihan material dan anggaran
Tips penting lainnya termasuk pemilihan jenis material dan anggaran. Kedua elemen ini saling berkaitan, karena material yang dipilih secara langsung mempengaruhi anggaran, apalagi, jika kamu ingin mengaplikasikan lebih dari satu jenis material untuk wall moulding.
Finishing dinding
Tips saat memilih wall moulding yang tepat terakhir yaitu mengenai apakah kamu menginginkan hasil akhir yang dicat atau stained finish. Hasil akhir yang dicat memberikan semburat warna dan fleksibilitas desain, sementara stained finish terlihat lebih alami dan ramping.
Baca juga: Wall Panel PVC: Alternatif Wallpaper yang Lebih Awet dan Anti Lembab untuk Hunian Urban
Dapatkan beragam Wall Panel PVC di JAVAFON
Mempercantik rumah bisa kamu lakukan dengan menyeimbangkan estetika, daya tahan, dan anggaran melalui elemen dekorasi pada dinding, dengan wall moulding hingga wall panel. Apabila kamu ingin meningkatkan interior rumah dengan lebih mudah dan praktis, wall panel bisa jadi pilihan ideal.
Wall panel dengan jenis material PVC berkualitas bisa kamu dapatkan di JAVAFON, yang sudah tersertifikasi TKDN 83,95%. Tersedia berbagai motif elegan, wall panel ini langsung membuat rumahmu jadi terlihat mewah. Jadi, dapatkan beragam wall panel PVC untuk dinding hanya di JAVAFON!